Pernah berada di satu fase yang bikin aku merasa serba bingung, padahal (dulu) aku selalu merasa percaya diri sama apapun yang aku pilih. Dibilang naif? Sudah biasa. Dibilang terlalu baik? Sering. Aku sampai nggak percaya kalau ada hal-hal yang seperti itu. Karena, ya, aku merasa itu memang kewajiban sebagai manusia. Berbuat baik; kalau ada yang minta tolong sebisa mungkin ditolong, memberi tanpa diminta, gamau pelit selagi ada dan bisa, nggak mau menganggap orang lain itu jahat walaupun ‘orang itu’ punya sesuatu hal yang nggak enak ke orang terdekatku. Karena, ya, memang begitu caraku memandang orang lain; ‘Semua orang pada dasarnya baik, tapi lingkunganlah yang membuatnya jahat.’ Tapi setelah badai itu datang dan aku terombang-ambing dengan perasaanku sendiri, aku merasa kalau perasaanku itu ternyata penting dan aku sadar bahwa selama ini aku sering mengabaikan perasaanku dulu. Hal-hal itu jadi mulai menggoyangku karena aku nggak bisa berdiri dengan kuat lagi. Awalnya masih bisa berd...
Salam kenal ya. Masih SMA nih ye, mau ujiaan.
ReplyDeleteBtw, belawan itu di mana ya?
Sama sama:) Makasih banyak udah ngunjungin blog ane :)
DeleteDi Medan mbak. Pelabuhan itu adanya di Belawan, jadi panas gitu deh udaranya. Hehe
holla dilaaaa...masih muda banget kelahiran 98..aku jd berasa tua..hihi
ReplyDeleteHolla juga! Jadi malu dibilang muda. Hihi :$
ReplyDeleteEmang mbak kelahiran tahun berapa?
Oiya, makasih banyak ya udah ngunjungin blog ane mbak :)